“Peringatan bagi Orang Tua: Bahaya Rokok Elektrik yang Mengintai Anak Kita"

Rokok elektrik merupakan produk tembakau yang paling umum digunakan di kalangan siswa sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Jenis rokok elektronik sangatlah beragam, mulai dari pod, mod, disposable, dan lainnya. Rokok elektrik bukanlah cara terbaik untuk merokok. Harga rokok elektrik terbilang mahal, tidak semua orang mampu membelinya. Rokok elektrik juga tidak bisa sembarangan disimpan. Inilah yang perlu diketahui orang tua.

Apa itu rokok elektrik?

Rokok elektrik mengeluarkan aerosol (uap) yang mengandung nikotin dan bahan kimia lainnya yang sering dihirup oleh penggunanya. Cairan yang digunakan dalam rokok elektrik, disebut juga e-liquid yang seringkali mengandung nikotin dan bahan kimia lainnya. Rokok elektrik dapat juga digunakan untuk merokok produk ganja, jamu, lilin, dan minyak.

E-liquid biasanya manis. Hal ini membuatnya menarik bagi anak-anak dan remaja. Lebih dari 85% pengguna muda menyukai rasa permen, buah, dan mint yang dibuat oleh produsen rokok elektronik untuk menyesuaikan selera mereka. Meskipun rasa tersebut dilarang di seluruh negeri pada tahun 2019, larangan tersebut tidak mencakup rasa mint dan mentol. Larangan tersebut tidak berlaku untuk rokok elektrik sekali pakai yang dijual dalam berbagai rasa dan harga, dan kini menjadi jenis rokok elektrik yang paling banyak digunakan oleh anak muda.

Seperti apa rokok elektronik itu?

Rokok elektrik beroperasi tanpa menggunakan tenaga baterai. Rokok elektrik sulit dideteksi. Bentuknya sangat beragam, bahkan ada yang menyerupai permainan dan makanan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Amerika Serikat telah memperingatkan banyak perusahaan agar tidak memasarkan 15 produk rokok elektrik untuk remaja yang dikemas seperti mainan, makanan, atau kartun.

Apakah rokok elektrik populer?

Dalam 30 hari terakhir tahun 2022, rokok elektrik paling banyak digunakan oleh siswa sekolah menengah pertama (16,5%) dan sekolah menengah atas (4,5%). Lebih dari seperempat (27,6%) anak muda pengguna rokok elektrik mengatakan bahwa mereka menggunakan produk rokok elektrik setiap hari. Anak-anak terpapar iklan rokok elektrik di internet, televisi, surat kabar, dan baliho. Meskipun menjual rokok elektrik kepada orang di bawah usia 21 tahun merupakan tindakan ilegal, namun rokok elektrik dapat dipesan secara online.

Mengapa rokok elektrik berbahaya dan membuat ketagihan?

Terdapat beberapa hal yang menyebabkan kecanduan pada rokok dan berdampak bahaya bagi kesehatan yaitu:

  •  Nikotin yang bersifat adiktif dan dapat membahayakan otak

Semakin banyak anak yang melakukan vape, semakin sulit untuk berhenti. Penggunaan nikotin pada masa remaja dapat merusak bagian otak yang mengontrol perhatian, pembelajaran, suasana hati, dan kontrol impuls. Rokok elektrik yang dipasarkan mengandung nikotin 0% sebenarnya mengandung nikotin.

  • Meningkatkan risiko penggunaan narkoba oleh generasi muda

Penggunaan nikotin pada masa remaja juga dapat meningkatkan risiko penggunaan narkoba di masa depan.

  • Cairan E-liquid dan wadah isi ulang yang berbahaya

Cairan elektrik dari rokok elektrik dan wadah isi ulang dapat mengkontaminasi kulit dan menyebabkan keracunan nikotin. Gejala keracunan nikotin antara lain muntah, berkeringat, pusing, detak jantung meningkat, kelelahan, kejang, dan sesak napas.

·    Rokok elektrik mengandung beberapa bahan kimia berbahaya

Selain nikotin, larutan dalam rokok elektrik dan perangkat vaping mengandung bahan kimia berbahaya seperti antibeku (terbuat dari salah satu dari dua bahan kimia: propilen glikol atau etilen glikol), dietilen glikol, dan aldehida (seperti formaldehida). Formaldehida adalah salah satu racun kardiovaskular utama yang ditemukan dalam asap rokok.

·   “E-liquid” yang berbahaya

Cairan rokok elektrik mengandung karsinogen, logam berat, dan partikel ultrahalus yang dapat masuk ke paru-paru. Selain itu, asap rokok/uap rokok elektrik merusak paru-paru. Penelitian bahkan menunjukkan efek jangka panjang pada kesehatan, fungsi, dan perkembangan paru-paru.

·     Rokok elektrik bisa meledak

Ledakan dari rokok elektrik dapat menyebabkan kebakaran

Apakah rokok elektrik adalah cara terbaik untuk membantu berhenti merokok?

Rokok elektrik tidak direkomendasikan sebagai metode untuk berhenti merokok. Efek kesehatan jangka panjang bagi pengguna dan orang yang melihatnya tidak diketahui. Cara terbaik untuk melindungi anak-anak Anda adalah dengan tidak pernah merokok atau menggunakan rokok elektrik di sekitar mereka. Bicaralah dengan dokter Anda tentang berhenti merokok. Jangan pernah merokok di rumah atau dimanapun anak-anak menghabiskan waktu.

Peringatan!                                      

Rokok sangatlah berbahaya. Orang tua perlu mengawasi dan melindungi anak-anaknya dari penggunaan rokok elektrik!


Referensi :

https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/tobacco/Pages/Facts-For-Parents-About-E-Cigarettes-Electronic-Nicotine-Delivery-Systems.aspx

Komentar